BudayaDaerahPendidikanPeristiwa

Penyegelan Kantor Desa Bontolangkasa Selatan, GSPI Siap Dampingi Warga

GOWA – Persoalan yang mencuat kepermukaan di Desa Bontolangkasa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa (Sul-Sel) hingga terjadi aksi penyegelan kantor desa yang dilakukan warga, harusnya tidak perlu terjadi kalau pemerintahnya dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten bijak menyikapinya.

Warga Dusun Alerang, Desa Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa (SulSel) saat beraksi melakukan penyegelan kantor desa, Senin (19/4)

Tapi karena Pemerintah disemua tingkatan menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Sosial Peduli Indonesia (DPC-GSPI), Muhammad Sahid, menganggap enteng dan tak hargai aspirasi warga, akhirnya terjadilah tindakan sebagai bentuk protes yang dinilainya tidak sesuai mekanisme dengan aksi nyata ‘menyegel kantor desa’.

Sahid juga menyampaikan, dirinya atas nama GSPI siap mendampingi warga Dusun Alerang, Desa Bontolangkasa Selatan jika dibutuhkan. Apalagi dalam kontes masalahnya Kades kerjasama paniti seleksi melabrak peraturan yang dibuat Bupati Gowa (Perbup) tentang penyusunan organisasi dan tata kerja pemerintahan desa.

Persoalan seleksi calon kepala dusun (kadus) jelasnya, sangat kecil disanding peristiwa atau aksi yang kini terpaksa dilakukan warga yang merasa dirinya dianggap tak mampu. Dan itu kelihatan terbalik, karena yang tidak mampu sesuai faktanya adalah pemerintah kecamatan Bontonompo itu sendiri.   

Dari peristiwa ini jelas Sahid, akan membuka perlahan ruang kebijakan lain yang terjadi dan pernah terjadi di Gowa seperti proses dan kebijakan di proses RAPBDes hingga penetapan APBDesnya, bahkan beberapa karya tak bermanfaat dengan anggaran fantastis.  ©