Ini di PDAM, Keluarga Pejabat Dominasi Kuota Karyawan Baru
Suasana perubahan Nampak mewarnai perjalanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan ditersangkakannya Direktur dan empat tersangka lainnya. Kondisi itu diperparah oleh terjadinya rekruitmen karyawan yang diawali dengan aksi pemecatan tanpa alasan.
TAKALAR – Aksi pemecatan terhadap tiga karyawan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) masing-masing dua (2) karyawan tetap dan satu orang karyawan yang masih berstatus pegawai tidak tetap (ptt). Ketiganya diduga korban ketidak-adilan yang mengarah pada sentimentil di internal PDAM itu sendiri hingga dipecat tanpa alasan dan pelanggaran fatal yang dilakukannya.
Ironinya, insiden pemecatan tersebut diduga diselimuti oleh kepentingan perekrutan karyawan baru yang mengarah pada adanya indikasi ‘Nepotisme’ dalam lingkup PDAM. “Ada penerimaan 12 orang karyawan baru yang didominasi keluarga petinggi dalam lingkup PDAM,” ungkap sumber di redaksi trialief.
Nama karyawan baru hasil rekrutmen antara lain adik kandung dan ponakan Kepala Bagian Umum (Kabag) PDAM, Rustam Dg Tayang.
Selain itu, keluarga Kabag Keuangan, Kasubag Personalia, Kabag Teknik dan ponakan Direktur PDAM juga ada memenuhi kuota karyawan baru. “Memecat karyawan lama guna memenuhi nafsu keluarga pejabat di PDAM,” keluh sumber. (cw)
