Ketum ASOBSI – Wali Kota Bogor Jadi Narasumber Pengelolaan Sampah
MAKASSAR – Sampah merupakan masalah lingkungan yang klasik dihadapi oleh pemerintah daerah, terutama di perkotaan yang tingkat intensitas buangan sampahnya sangat tinggi.
Sebagai komitmen dalam penanganan sampah tersebut, Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas melalui APIC Smart Environment Society menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait Indikator Pengelolaan Sampah dalam Indeks Kota Cerdas.
Menurut Maria Dian Nurani, ST, M.Si, SEP selaku Ketua APIC Smart Environment Society, “Aplikasi berbasis IT kini mulai banyak digunakan untuk pengumpulan sampah anorganik dari masyakarat. Informasi realtime dari aplikasi ini akan sangat membantu Pemda dalam penyusunan rencana strategis dan kebijakan pengelolaan sampah di wilayahnya.”
Ranking Kota Cerdas Indonesia (RKCI) yang diinisiasi oleh Institut Teknologi Bandung dan didukung oleh APEKSI belum memasukkan isu pengelolaan sampah dan penggunaan aplikasi semacam ini dalam indikatornya.
“Bagaimana peluang penerapannya dalam RKCI dan potensinya untuk mendorong Pemda, masyarakat, bank sampah dan industri daur ulang dalam mendorong perwujudan Smart City, akan dibahas dalam diskusi ini.” Ujar Maria yang juga bertindak sebagai moderator dalam diskusi tersebut.
Sebelumnya akan ada sesi Opening yang akan disampaikan Prof. Suhono Harso Supangkat – Ketua Umum APIC dan Novrizal Tahar – Direktur Pengelolaan Sampah KLHK.
Rencananya kegiatan FGD ini akan dilaksanakan pada Hari ini Rabu, 30 Juni 2021, 13.30-16.30 WIB
Bagi yang berminat ikut kegiatan ini dapat melakukan registrasi melalui link: bit.ly/FGDpengelolaansampah, atau menghubungi kontak person: 0856-5998-2801. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum. (*)
