Ditengarai Kejar Depinitif, Perusda Bangun Pencitraan
TAKALAR – Dibalik kerja-kerja Perusahaan Daerah (Perusda) Panrannuangku sejak pelaksana tugas direktur (Plt) Arianto, SPd nampak kegiatan mewarnai aktivitas perusda. Uang terus mengalir dari upayanya meskipun beragam kesan tak sedap mengikutinya.
Di Pasar Sentral misalnya, ada kesan paksa terhadap pedagang kecil untuk mendapatkan kios dengan sewa mahal Rp3 hingga Rp3,5 juta pertahunnya dengan ukuran kecil. “Kalau tak sanggup, silahkan kelluar karena banyak yang mau,” begitu kata oknum Perusda.
Asumsi Perusda mengutamakan pedagang yang beraktivitas di bagian depan, bukan solusi tetapi alasan karena adanya komitmen dan transaksi. “Nautamakan katanya pedagang yang dibagian depan,” kata Sekda via WhatsApp.
Sementara Direktur Perusda, Arianto,SPd menyampaikan agar tidak terlalu sering mengakses berita, nanti cepat terkenal.
“Jangan terlalu banyak berita nanti cepat terkenal sedeng,” kata Arianto.
Informasi dari berbaga sumber menilai adanya target terselubung dibalik aktifitas Plt perusda agar secepatnya definitif. (c)
