Sewa Kios di Pasar Sentral Hanya Rp750 Ribu Pertahun

TAKALAR – Bangunan kios yang dibiayai APBN di Pasar Sentral Takalar cukup meringankan dan terjangkau meskipun suasana pasar jauh dari keramaian. Ukuranyapu cukup luas ‘5 x 8 dan tertutup, sarat jadi hunian plus jualan.
Menurut salah satu penghuni kios, meski kondisi pasar sentral terkesan jauh dari kepedulian pemerintah meramaikannya, namun para penghuninya tetap bertahan karena sewanya terjangkau.
Sementara bangunan kios (lapak) berukuran mini (2 x 3 meter) yang di bangun Perusahaan daerah (Perusda) Panrannuangku sangatlah kemahalan Rp3 hingga Rp3,5 juta pertahun.
“Kami tetap ambil meskipun sewanya sangat mahal dengan suasana keseharian pasar yang tidak ramai,” kata pedagang yang merasa terpaksa menyewa.
Harapan kami, pemerintah daerah melalui Perusda ada upayanya membantu pedagang dengan meramaikan pasar sentral seperti di daerah lainnya. Maksudnya, Perusda tidak hanya berorientasi bisnis yang bermuara pada keuntungannya semata tanpa memperhatikan kondisi pasar setiap harinya. (c)
