Seabrek Masalah Kerjaan Ternyata Menimpa Pengumpul Fee ‘AR’
TAKALAR – Teraksesya issu pengumpulan fee proyek tahun anggaran (TA) 2021 yang dilakukan oknum AR cs memunculkan problem lain yang sudah dan sedang di proses hukum kerja-kerjanya, di kecamatan Mangarabombang (Marbo) misalnya.
Paket pekerjaan yang dikabarkan lokasinya di desa Topejawa ternyata sudah di sentuh hukum di kejaksaan.
“Benar, saya pernah dimintai keterangan di Kejari,” ungkap salah seorang saksi yang mengaku distribusi materialnya pada paket pekerjaan di Marbo.
Dilain pihak, nun jauh di seberang lautan atau tepatnya di kepulauan Tanakeke, kasus terparah dari hasil pekerjaan AR juga mengalami kerusakan parah karena hasil kerjanya rubuh.
Sumber layak percaya mengungkap kalau bicara soal AR, seabrek pekerjaannya bermasalah yang sebagiannya cukup serius. “Nanti di ungkap satu persatu,” janjinya ke trialief.
Sementara AR yang berupaya dimintai konfirmasi hingga sekarang tidak berhasil, salah satu asumsinya menghindar karena covid. (c)
