Pemimpin Dari Hasil Anynyori Empo – Empo Ini Titip Utang Rp250 M
Kenangan terindah di Pilkada empat tahun lalu, saat Kappara (tempayang) dikelilingi banyak orang dan menyodorkan “uang” untuk digunakan operasional pemenangan terhadap calon Bupati yang kala itu digaungkan “miskin”.yang alhasil terpilih.
TAKALAR – Kerja keras meskipun harus mengumpulkan biaya dari segenap warga pendukung kala itu.Kegiatan bertajuk “Anynyori Empo-Empo” atau warga di Galesong menyebutnya “Attabba” merupakan prosesi budaya partisipasi guna membantu meringankan beban seseorang.

Prosesi itu akhirnya membuahkan hasil dengan sebuah kemenangan meskipun diperjalanan kepemimpinan SKHD atau Syamsari Kitta – H. De’de ” Sisalai Bulunna Na Tingkokna”.
Konon jelas beberapa tokoh masyarakat yang ditemui Trialief, dari kampanye sudah munculkan sara’na (bahasa Makassar red.) yang sifatnya mengumpulkan uang.
Sehingga kata mereka, jangan menyalahkan pemimpin terpilih kalau orientasi pikirannya cenderung cari “uang” dan mengabaikan komitmen politiknya.
Bahkan di jelang akhir masa jabatannya, pemimpin hasil Anynyori Empo Empo ini masih menyempatkan “berutang” dengan jumlah besar Rp250 miliar.
Tidak sampai disitu, hak aparat sipil negara (ASN) dalam bentuk Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) juga ikutan disiasati meskipun akhirnya tak jadi Karen diributkan.
“Kalau TPP yang merupakan hak pegawai diganggu, maka Pemkab siap berhadapan dengan pengacara Negara,” tegas Kajari di suatu rapat di kantor Bupati.
Dan tak kurang juga yang mengakui, kepemimpinan Syamsari itu hebat dengan sikap diam yang dipimpinnya. (cw)
