DaerahHukumTAKALAR

Fakta Hukum di Scoring P2KD Tamalate – Galut Mulai Kelihatan

TAKALAR – Kisruh pilkades khususnya di Galesong terus memanas. Aksi protes warga terhadap hasil seleksi balon berkecamuk hingga pemblokadean akses jalan dan fasilitas pemerintah lainnya terjadi.

Senin kemarin, Gedung DPRD digeruduk massa termasuk pengepungan rumah jabatan (rujab) Bupati. Kondisi ricuh tersebut terjadi di tiga titik yakni Galesong, Mangngarabombang dan Kota Takalar.

Pagi tadi, Selasa (15/11), informasi adanya kecurangan di panitia mulai muncul dari kecamatan Galesong Utara (Galut). Hasil Scoring pada lembar kertas panitia kabupaten dengan panitia desa berbeda.

“Ini ada fakta hukumnya, nilai di desa dengan kabupaten berbeda hingga ada selisih angka,” ungkap Idris Naba yang diketahui salah satu balon di desa Tamalate.

Hal senada juga disampaikan warga di Tamalate, perbedaan nilai panitia sepertinya ada konspirasi kepentingan yang musti dipenuhi. Angka atau nilai dari akumulasi panitia desa berjumlah 22, sementara di kabupaten hanya 19.

“Kami tidak tahu siapa yang salah dan benarnya, makanya diharapkan ada transparansi dan penjelasan di kabupaten,” pinta warga di Tamalate yang menduga di desa lainnya juga alami hal yang sam di desa Tamalate. (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *