Dizamannya, Kadis Ini Distimewakan Pemilik Hak Istimewa
TAKALAR – Kerancuan managemen birokrasi Pemerintahan yang mencuat kepermukaan sekarang, itu terjadi atas kebijakan “ero-ero” Pemerintahan Bupati Syamsari Kitta dizamannya. Maksudnya, siapapun yang jadi istimewa menurutnya (mantan Bupati SK red.), maka itulah yang jadi meskipun tidak melewati mekanisme.
Satu dari sekian soal tak terjawab hingga kini, terjadinya satu jabatan yang diduduki dua pejabat dan keduanya terima tunjangan. Pejabat yang dipoligami jabatan yakni Bidang Kebersihan pada Dinas LHP.
Sedang Kadis Kesehatan, dr Rahmawati juga salah satu pejabat yang diperbincangkan sangat istimewa karena di orbit sangat cepat. Bayangkan saja, dari Direktur Rumkit ikut selter lalu menjadi Kadis.
Artinya kata sumber, dia mendaftar bukan dalam kapasitas sebagai fungsional ahli madya karena menduduki jabatan struktural dan tetap dalam posisi belum pernah ikut Latpim 3.
Informasi lain dari sumber layak percaya nimbrung mengutarakan, bukan hanya Kadinkes, tapi ada kasus yang mirip seperti Kadis DLH, Sekertaris Dewan (Sekwan), Kadis Sosial dan juga Kadis Perikanan. (cw)
