Kepsek Ini Yang di Kabar Menyekap Satu Kelas Siswanya
TAKALAR – Meski kabar penyekapan satu kelas siswa di SDN No. 106 Inpres Takalar, Kecamatan Mapsu sudah berdamai, namun rasa penasaran atas kejadian tersebut masih jadi buah bibir. “Benarkah itu terjadi dan siapa kepseknya,” begitu pertanyaan dari pembaca Trialief.


“Sudah diklarifikasi dan dipertemukan dengan keluarga dan tidak ada lagi masalah” begitu Kadis Pendidikan melalui Kepala Bidangnya mengklarifikasinya beberapa waktu lalu.

Kepsek, Rita Dg Tarring yang waktu itu dihubungi menampik tudingan penyekapan yang dilakukannya. “Itu tidak benar, tapi lebih ke proses belajar saja bagi siswa agar tidak berkeliaran,” katanya.
Lagian jelasnya, siswa diarahkan ke ruang guru bukan dikunci dalam kelas.
Sekadar mengulang kronologi dari informasi warga sekitar sekolah, ikhwal dugaan terjadinya penyekapan saat wali kelas VI tidak masuk karena sakit, lalu Kepsek tugaskan guru honornya untuk mengajar di kelas tersebut. Saat guru honor itu mau masuk di kelas, para murid di kelas melarangnya.

“Janganmaki masuk pak, karena ada tugas dikasikan sama Bu guru (wali kelas maksudnya red.),” ujar siswa hampir bersamaan.
Tak terima diperlakukan seperti itu oleh siswanya, guru honor itu mengadu ke Kepsek. Dan Kepsek pun bergegas ke ruangan kelas VI dan mengunci para murid di dalamnya. Suara teriakan (histeris) dari siswa siswi baru terhenti setelah dibukakan pintu. Kepsek, Rita Dg Tarring yang dihubungi menampik kabar adanya penyekapan siswa disekolahnya.
“Tidak ada namanya penyekapan, yang ada murid kelas VI diarahkan ke ruang guru hingga saya pulang dari melayat,” jelas Kepsek. (cw)
