7 Jam di IGD Tak Dilayani, Keluarga Pasien ‘Mengamuk’
TAKALAR – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah H. Padjonga Daeng Ngalle (RSUD HPDN) kembali jadi sorotan karena kelambanannya menangani pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Akibatnya, salah satu keluarga pasien mengamuk, Jum’at (31/3).
Informasi sebutkan, seorang pasien tidak langsung ditangani saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ironinya, pasien tersebut dibiarkan menunggu hingga sekira 7 jam di ruang IGD hingga masuk di kamar rawat inap.
“Anak saya ini butuh penanganan cepat karena kepalanya mengalami cedera akibat jatuh dari rumah panggung,’ ungkap orang tua pasien.
Diceritakan, akibat jatuh hingga ada benjolan di depan dahi sebelah kanan yang menurut dokter harus di foto CT Scan agar diketahui hasilnya. Namun kami disuruh menunggu hingga 7 jam, baru dilayani, itupun setelah “ngamuk”.
“ISetelah saya ‘mengamuk’ baru petugas Laboratorium cepat-cepat datang ke kamar untuk melakukan CT Scan. Padahal, seharusnya pasien tidak boleh dibiarkan menunggu seperti itu, karena ini berkaitan dengan nyawa pasien,” tandasnya.
Sementara pihak rumah sakit belum berhasil dimintai konfirmasi terkait lambannya penanganan pasien di IGD. (RF/c)
