BudayaMakassarTAKALAR

Menguat disela HUT Takalar “Jalan Poros Galesong” Buah Perjuangan Lukman B. Kady.?

TAKALAR – Komitmen perjuangan yang selalu diucapkan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Lukman B. Kady ini tidak sebatas di bibir, tetapi dibuktikan dengan tekad dan ikhlas untuk kepentingan masyarakat secara umum. Aksen perjuangannyapun membuahkan hasil dan jadi buah bibir ditengah kegiatan HUT Takalar ke-66.

Acara yang dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Pattallassang, Selasa (10/2) lahirkan kesan mendalam bagi masyarakat Galesong yang menjadikan topik bincang lepas kerja nyata sosok wakil rakyat “Lukman B. Kadi”.

“Andai Wakil rakyat berkarakter sama dua bersaudara (Hamka-Lukman B. Kadi red.), masyarakat pasti merasakan dan menikmati buah sebuah perjuangan,” ujar warga dibincang lepasnya disela kegiatan seremoni HUT di kantor Bupati.

Kata mereka, dua sosok bersaudara sebagaiAnggota DPR RI – DPRD Propinsi SulSel ini dikenal vokal memperjuangkan aspirasi daerah. Salah satu bukti nyatanya adalah perbaikan jalan Poros Galesong-Makassar yang kini mulai dikerjakan.

Proyek preservasi jalan ini merupakan hasil dari pengawalan ketat Lukman di tingkat provinsi. “Proyek tersebut pantas jadi kado istimewa di momentum Hari Jadi Takalar karena kegiatannya jalan bertepatan peringatan HUT Takalar ke-66,” semangat warga yang mengaku domisilinya diepanjang jalan poros Galesong.

Lukman sendiri menyampaikan harapannya agar Takalar semakin matang dan mandiri kedepannya. “Saya berharap masyarakat di daerah ini semakin maju dan taraf ekonomi mereka semakin sejahtera,” ujar Anggota Komisi D DPRD Sulsel ini.

Ditekankan Lukman, pentingnya pemerataan pembangunan terutama bagi warga yang berada di wilayah pesisir dan sentra pertanian di pelosok desa.

Ia meminta pemerintah daerah memberikan atensi khusus pada infrastruktur di wilayah yang selama ini sulit terjangkau.

“Saya sangat berharap pemerintah memberikan perhatian besar terhadap perbaikan infrastruktur menuju pelosok desa, wilayah pesisir, hingga ke area timur seperti Polongbangkeng dan Mangarabombang,” pungkasnya.     (c/rd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *