Tindakan Nyata Hamka B. Kadi, Beri Solusi Petani di Kale Lantang
TAKALAR – Anggota DPRD RI, Hamka B. Kadi belum lama ini turun langsung di Desa Kale Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar (SulSel) memberikan solusi atas keluhan warga tani setempat. Kebutuhan akan air akhirnya terpenuhi atas inisiasi spontan Komisi V Fraksi Golkar ini.
Senyum bahagiapun mewarnai warga di Lantang sesaat setelah Hamka B. Kadi melakukan giat pasangan pipa sebagai penyangga alternatif guna menambah debit air meskipun belum sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan air.
“Keluhan warga terkait minimnya debit air untuk kebutuhan persawahan akhirnya terjawab atas respon cepat dari Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Golkar, H. Hamka B. Kady,” ungkap salah satu penggiat lembaga sosial, Faisal dari Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI).
Sebelumnya, para petani mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air karena kapasitas penampungan air dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhan irigasi sawah masyarakat. Kondisi tersebut sempat membuat warga khawatir terhadap hasil panen mereka.
Mendengar langsung aspirasi masyarakat, H. Hamka B. Kady bergerak cepat mencarikan solusi sementara dengan memasangkan pipa berukuran besar guna membantu menambah debit aliran air ke area persawahan warga sambil menunggu pembenahan saluran sekunder direalisasikan.
“Bapak H. Hamka B. Kady langsung turun mencarikan solusi dan memasangkan pipa agar debit air bertambah. Kami sangat bersyukur karena kebutuhan air sawah mulai terpenuhi,” ujar salah satu petani.
Langkah cepat tersebut langsung mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Kale Lantang. Para petani menilai perhatian yang diberikan menjadi bukti nyata kepedulian seorang wakil rakyat terhadap kebutuhan masyarakat kecil, khususnya petani yang sangat bergantung pada ketersediaan air untuk keberlangsungan pertanian mereka.
Bagi warga, kehadiran seorang anggota dewan bukan hanya sekadar mendengar keluhan, tetapi juga mampu hadir memberikan solusi nyata di tengah kesulitan masyarakat.
Kini, para petani mulai merasa lega karena aliran air ke sawah mereka perlahan kembali lancar. Mereka berharap pembenahan saluran sekunder nantinya dapat semakin memperkuat sistem irigasi sehingga hasil pertanian masyarakat meningkat dan kesejahteraan petani di Desa Kale Lantang semakin membaik. (cw)
