Adek Kandung Bupati Takalar Populer Lewat Proyek “Tong Sampah”
TAKALAR – Gelar aksi Komite Aktivis Mahasiswa Independen SulSel Kamis lalu (26/2) terkait proyek pengadaan Tong Sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan cukup menyita perhatian. Pasalnya, adek kandung Bupati Takalar berinisial HM sempat disebut sebagai bagian dari kegiatan tersebut.
Dari orasi orattor aksi yang diperkuat dengan surat pernyataan tersebut menyempatkan adek kandung Bupati yang belum diketahui identitas aslinya, viral dan mengalami lonjakan popularitasnya.
“Kami menduga kuat adanya Mark up anggaran dari proyek pengadaan Tong Sampah jika dihitung dari besaran anggaran yang mencapai angka Rp600 juta dengan jumlah tong sampah yang diadakan,” ungkapnya.
Bahkan dengan lantang, Pengunras menduga adanya keterlibatan saudara kandung Bupati Takalar berinisial HM di proses lelang hingga pengadaannya.
Meski Plt. Kadis LHP, Syafaruddin Lallo telah membantah ketidak-terlibatan oknum HM (saudara kandung Bupati Takalar red.) pada proses pengadaan sampah, namun pemenang lelang (kontraktor) hingga ada aksi protes mahasiswa Kamis kemarin masih belum diketahui hingga sekarang.
“Harusnya, dokumen kontrak pengadaan diperlihatkan sebagai salah satu bentuk transparansi guna menghindari dosa karena fitnah,” pinta salah satu mahasiswa yang ikut di aksi Kamis lalu. (c/rd)
