Air Bendung Sangpolo di Buang ke Sungai, Ini Pemborosan Anggaran

Pemkab Tana Toraja melalui Dinas Pertanian dinilai masyarakat Lembang Sangpolo, kecamatan Kurra tidak melakukan survei sebelum membangun bendungan hingga tidak ada asas manfaatnya bagi petani.
Ini saluran irigasi yang dibuat hanya untuk pembuangan air bendungan ke sungai saja……

MAKALE – Pembangunan bendungan di wilayah Lembang Sangpolo pada penganggaran 2016 lalu dinilai masyarakat setempat hanya pemborosan anggaran. Pasalnya, air bendungan sama sekali tidak bisa dimanfaatkan kaum tani karena irigasi pembuangannya langsung mengarah ke sungai. Jadi fungsi bendungan hanyan menampung air, lalu kemudian dibuang percuma ke sungai.

Padahal kata warga, air sangatlah dibutuhkan untuk mengairi perswahan dan tanaman lainnya. Sementara air bendungan yang ada tidak ada manfaatya untuk kebutuhan petani. “Sejak di bangun tahun 2016 lalu, air bendungan ini hanya dibuang ke sungai,” keluh warga.
Menurut warga, keberadaan bendungan sangat dibutuhkan untuk keperluan pertanian, namun air yang di bendung ini diambil dari sungai tapi kemudian airnya di buang kembali ke sungai. “Bendungan ini sama sekali tidak ada  manfaatnya untuk rakyat,” kata warga.
Masyarakat berharap, Dinas Pertanian selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk bertanggung jawab atas proyek yang hanya menghabiskan anggaran saja.  (andarias)