Aroma Fee Mulai Menyebar di Desa Patani
TAKALAR – Mencuatnya kepermukaan kabar adanya dugaan tindak pidana korupsi di paket pekerjaan rabat beton yang dibiayai PISEW di Mangngulabbe, Desa Patani, Kecamatan Mappakasunggu (Mapsu) menebarkan aroma baru yang konotasinya mengarah pada pembagian dapat-dapat.
Informasi warga setempat menurut salah satu penggiat anti korupsi, Asman menyampaikan kalau pihaknya mencium aroma pemberian fee terhadap salah satu oknum pejabat di Mappakasunggu yang nilai rupiahnya cukup fantastis.
Dia (Asman red.) mengungkapkan kabar pembagian fee tersebut diakuinya sudah bukan rahasia umum di masyarakat setempat, namun tak ada keberanian mengunggahnya.
Sekedar diketahui, menyebarnya informasi fee berkait pasca pemberitaan proyek yang dilaksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Desa patani yang anggarannya ratusan juta rupiah.
“Saya akan mengumpulkan bukti dari berbagai sumber terkait informasi adanya aroma pemberian fee terhadap oknum pejabat. Tunggu saja, saya akan paparkan siapa oknum dimaksud mulai dari proses awal hingga pelaksanaan kegiatan,” pungkas Asman. (c)
