Astaga.. Ternyata Orang Meninggal Ikutan di Mutasi

TAKALAR – Kesan mutasi ‘Ero-Ero’ ternyata bukan basa-basi, tapi faktanya jelas. Selain terjadinya SK ganda yang membuat kalangan ASN kalang kabut, juga terdapatnya beberapa peserta mutasi yang tak penuhi sarat hingga teraniaya. Ironinya lagi, ada sosok Aparat Sipil Negara (ASN) yang sudah meninggal dunia tapi namanya masih tertulis di lembar mutasi.

“Ini mungkin bagian dari bias Pilkada kemarin, ataukah memungkinkan strategi pemerintahan SKHD yang berbuat bak seorang pemabuk hingga tidak meneliti data mutasinya sampai orang meninggal dunia ikutan ditulis di lembaran mutasi,” ungkap sumber trialief asal Galesong.

Jelas dia (sumber red.), data soal mutasi yang dinilainya ‘ero-ero’ ini sangat jelas karena nama ASN yang sudah meninggal itu jelas ada tertulis di lembar mutasi. “Insya Allah, besok (Sabtu maksudnya) saya akan berikan datanya ke trialief plus aturan yang dilanggar,” janjinya di trialief cafe, Jum’at (27/7).

Adapun nama ASN yang sudah meninggal dunia jauh sebelum digelar mutasi yakni Syamsuddin Dg Tarang dari jabatan kepsek turun menjadi guru bantu. (cw)