Berhembus Kabar, Guru Honorer di SDN Kalukubodo Dimintai Setoran
TAKALAR – Kurang lebih dua tahun terakhir, perlakuan terhadap guru honorer di Sekolah Dasar (SDN) 81 Kalukubodo, Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan (Galsel) dinilai tak wajar. Pasalnya, gaji yang nilainya jauh dari mencukupi keseharian terpaksa disisipkan sebagai bentuk setoran sesuai permintaan.
Hal itu terungkap, saat salah satu guru honorer menyampaikan kalau pemenuhan permintaan dari Kepala Sekolahnya. ” Sejak kurang lebih 2 tahun saya bersama tenaga honor lainnya mendapatkan gaji yang tak sesuai,” curhat guru honorer, Rabu (4/9/2024).
Diceritakan, gaji yang didapatkannya yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dibayarkan setiap triwulan melalui transfer Non Tunai (TNT) sesuai laporan pertangungjawaban masing-masing honorer.
Hanya saja kata dia, pihak Kepsek meminta agar sebagian gaji disetorkan kembali kepada kepsek yang tidak dijelaskan peruntukannya. “Kami pasrah dan menuruti permintaan setoran karena takut dikeluarkan,” ungkapnya.
Tak main-main, aksi permintaan dari gaji honorer mencapai angka fantastis dari Rp900 ribu hingga Rp1 juta lebih setiap triwulannya.
Kepala Sekolah SDN 81 Kalukubodo, Nurlaela yang berusaha dikonfirmasi via ponselnya sekaitan tudingan permintaan gaji guru honorer belum berhasil. (lulu/c)
