“Bias Mutasi” Putra Sekda Takalar Tersangkut Hukum

Tidak terbayangkan, kisruh mutasi di Takalar bakal berdampak luas hingga menyeret seorang remaja yang belakangan diketahui adalah putra Sekda Takalar, Arsyad Taba ke ranah hukum.  

TAKALAR – Adalah Muhammad Ersham Arsyad (putra Sekda red.) bersama seorang mahasiswa, Fahmi Husain yang diketahu warga Desa Lassang, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) harus berhadapan dengan hukum di Polres Takalar setelah pihak yang dihina melaporkannya secara resmi.

Keduanya dilaporkan karena membuat pernyataan di medsos atau dikolom komentar facebook yang menghina media yang memuat berita “Dihubungi Semalam, Ponsel Sekda ini Dipegang Perempuan” (trialiefmedia.com red).

Menurut penulis berita, CW, harusnya pihak Sekda melakukan hak jawab berkait perempuan yang menerima telefon saat dihubungi supaya cleer ceritanya. Namun terbawa emosi dan ero nikana, pihak keluarga Sekda melakukan penghinaan tanpa melakukan croschek kenapa ada berita seperti itu.

Sekedar diketahui, Sekda Arsyad selaku Ketua Tim Baperjakat dihubungi wartawan untuk dimintai klarifikasi soal mutasi. Hanya saja, telefonnya diterima oleh seorang perempuan yang hingga sekarang tidak diketahui ‘siapa perempuan itu’ karena belum ada penjelasan dari pihak Sekda. “Arsyad Taba sekarang bukan lagi milik keluargnya setelah dilantik jadi Sekda, tetapi milik publik,” jelas CW.   (R)