Break Water Ujung Baji Diduga Di Kerja Asal Jadi

TAKALAR – Pekerjaan pembangunan tanggul penahan ombak atau breakwater di desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone dituding warga setempat

dikerja asal jadi. Pasalnya, proyek yang menghabiskan anggaran Rp500
juta lebih ini tidak sejalan galian dengan pasangan batu gunung.
Maksudnya, batu gunung sebagai penahan ombak dalam bentuk bronjong
diletakkan bukan pada galian yang dibuat, tetapi posisinya berada
dipinggiran galian.
“Kondisi bangunan tanggul tidak berada tepat digalian yang dibuat,
melainkan berada dipinggiran galian yang dangkal,” ungkap warga
setempat, M. Ridwan sembari menyerahkan rekaman videonya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pengawas maupun Pelaksana Proyek
hingga informasi ini dipublikasikan belum berhasil dimintai
konfirmasinya.  (cw)