Bupati Hebat, Mampu Berselancar di Arus Program PEN
TAKALAR – Harus diakui, meski kritik terus menghujaninya Bupati Syamsari Kitta tak bergeming dan tetap berselancar dengan keseimbangannya. “Bupati hebat tawwa” begitu Andre Jojha mengomentari Cinta Pemimpin Ini Berlebihan, Tinggalkan Utang Rp250 Miliar di Akhir Jabatannya.

Utang sebanyak Rp250 miliar yang bersumber dari pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang kini jadi topik perbincangan tidak membuat pemimpin yang tercetak dari hasil “Anynyori Empo Empo” saat Pilkada ini pesimis menjalankan tugas.
Kritikan lain dari sumber yang sama juga menyampaikan, pemberian beasiswa terhadap 1000 mahasiswa di Universitas yang dipimpin istrinya dinilai ‘pembohongan’. Pasalnya, Selain sumber dana beasiswa dimaksud sumbernya dari APBDes, juga jumlah mahasiswa di kampus ITP tidak sampai ratusan.
Seperti diberitakan sebelumnya, utang ratusan miliar ini akan di angsur selama 8 tahun dan sudah menuai soal diperjlanan awalnya.

Hal itu dikuatkn dengan digelarnya rapat terbuka di kantor PUPR belum lama ini yang dihadiri Kajari, Kasatreskim, Kanit Tipikor, Inspektorat, PPK, rekanan, konsultan Pengawas, Aktifis Anti Korupsi dan wartawan.
Dipertemuan tersebut mencuat kalimat “putus kontrak” terhadap pelaku pekerjaan infrastruktur jalan beton karena tidak sesuai harapan lewat pernyataan konsultan pengawas yang hadir lebih dari 10 orang.
Sekedar diketahui, Program PEN ini terdiri dari infrastruktur, rumah sakit di Galesong dan UMKM yang tupoksinya di Dinas PUPR. (cw)
