Bupati Kukuhkan Pemuda Anti Tawuran

Bupati Kukuhkan Pemuda Anti Tawuran

LUTRA – Pemuda perwakilan tiga desa di Kabupaten Luwu utara (Lutra), yakni pemuda desa Mappedeceng, Pandak dan desa Dandang mendeklarasikan diri sebagai pemuda anti tawuran. Komunitas ini dikukuhkan Bupati Lutra, Indah Putri Indriani di depan rumah jabatan (rujab).

Diklatpim II LAN Makassar, Hakim Bukara mengatakan, kegiatan ini merupakan tugas dan tanggungjawab dalam rangka proyek perubahan Dikaltpim II. Tiga desa menjadi fokus kegiatan kampung pemuda anti tawuran. Pertimbangnya, volume konflik antar anak muda kurung dua tahun terakhir ketiga desa ini kerap terjadi.

Permasalahan pemuda di Lutra dibutuhkan terbukanya ruang relasi, makanya diperlukan pembinaan pemuda jangka panjang dan menengah. “Bila kegiatan ini sukses akan dibentuk minimal 10 kampung anti tawuran setiap desa,” ujarnya.

Kalpolres Lutra, AKPB Dafi mengapresiasi dicetuskanya kampung pemuda anti tawuran dan pengukuhan deklarasi pemuda anti tawuran. “Kami mengapresiasi deklarasi pemuda yang anti tawuran. Kegiatan ini membantu kerja kepolisian dan diharapkan pemuda dapat melakukan kegiatan yang bersifat positif sehingga dapat meminimalisir terjadinya tawuran,” kata Kapolres.

Sementara Bupati Lutra, Indah Putri Indriani menyebutkan, keberadaan kampung pemuda anti tawuran kegiatan cukup penting. “Kegiatan ini sangat penting, walau kegiatan seperti ini sudah sering dilakukan, namun dengan konsep yang berbeda,” ucap Indah. (lar/R)