Culik Perempuan dan Anak-Anak, Sebagian di Bunuh

Boko Haram, milisi yang berbasis di Nigeria, telah menculik 37 perempuan dan menggorok sembilan orang lainnya di sebuah desa di negara tetangga, Niger.

Laouali Mahamane Dan Dano, Gubernur Diffa,  Niger, wilayah yang berbatasan langsung dengan Nigeria, Selasa (4/7/2017), mengatakan kepada televisi negara itu bahwa serangan maut tersebut terjadi pada Minggu (2/7/2017) malam.

Serangan terjadi di Kabalewa, sebuah desa di dekat kota Diffa, Niger tenggara, yang dekat dengan Nigeria. Serangan itu merupakan yang kedua dalam seminggu.

Boko Haram adalah kelompok garis keras yang ingin mendirikan Negara Islam berbasiskan hukum syariah.

Dalam serangan terbaru, militan dilaporkan menunggang unta menuju ke Ngalewa, di wilayah Niger, sekitar 50 km di utara perbatasan Nigeria, negara asal Boko Haram.

Maman Nour, direktur stasiun radio komunitas di dekat kota Kabelawa mengatakan,”Meeka (militan) membunuh enam orang dan menculik sekitar 30 orang lainnya.”

Abba Gata Issa, pejabat di distrik setempat, mengonfirmasi bahwa sembilan tewas dan sekitar 40 perempuan dan anak-anak telah diculik.

Boko Haram sering melancarkan serangan ke perbatasan Nigeria dengan negara-negara tetanga dan telah membunuh lebih dari 20.000 orang sejak mulai serangan delapan tahun lalu.

Pekan lalu, pengebom menewaskan dua orang dan melukai 11 orang lainnya di sebuah kamp penampungan pengungsi yang dikelola oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Itu merupakan serangan bom bunuh diri pertama di wilayah Diffa, Niger selatan dalam setahun ini.  (*)