Dampak Tambang di Galesong Mulai Kelihatan

Galesong – Penambangan pasir laut di perairan Galesong Raya, Sanrobone dan kepulauan Tanakeke sudah memperlihatkan beberapa tanda adanya dampak dari pengerukan pasir laut oleh Kapal Fairway milik Boskalis Belanda Sabtu (8/7) kemarin.
Salah satu dampak pengerukan pasir laut di perairan Galesong Raya, banyak tude di sepanjang pesisir Galesong yang tidak seperti biasanya di tahun sebelumnya. Keganjalan ini mengundang banyaknya warga dari daerah Limbung, kecamatan Bajeng, kabupaten Gowa dan sekitarnya berbondong bondong ke laut mencari tude. Parahnya, air laut yang keruh dan berminyak mengakibatkan para nelayan papekan, paplanra, pacanda cumit cumit dan parawe sangat susah lagi mambawa pulang hasil tangkapannya.
Para nelayan Galesong sangat kesal terhadap pemerintah yang tidak memikirkan nasib warga pesisir yang menggantungkan hidupnya di laut demi kehidupan keluarganya.
Mereka berharap agar pemerintah provinsi (pemprov) Sulsel untuk segera menghentikan aktivitas penambangan pasir laut di Galesong Raya, Sanrobone dan Kepulauan Tanakeke karena saat ini kami sudah merasakan dampaknya.
“Jangan biarkan kami para nelayan kecil mati kelaparan hanya karena kepentingan pribadi tanpa memikirkan nasib rakyat kedepan harap nelayan,” jerit nelayan.   (ml/R)