DANDIM 1426 Sarankan Baliho Berbau TNI Diturunkan

Baliho Berbau TNI DiturunkanNetralitas berdemokrasi khususnya TNI, Polri dan ASN harusnya menjadi teladan dalam proses pembelajaran masyarakat berpolitik. Olehnya, Kodim 1426 Takalar, Letkol Kaveleri Hendry Dikson sarankan kepada pasangan calon (paslon) Bupati – Wakil Bupati untuk menurunkan baliho yang berbau TNI.

Hendry meminta kepada tim masing-masing paslon untuk menetralisir dan mensterilkan baliho khususnya yang berbau Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam proses pilkada. Komandan Kodim menunjuk salah satu baliho paslon yang menggunakan kostum TNI. ” Saya sarankan, agar baliho paslon yang menggunakan kostum atau berbau TNI diturnkan,” imbuhnya.

img-20161010-wa0001-1Salah satu baliho paslon Bupati yang masih berdiri disejumlah titik dengan seragam TNI, diminta Hendry untuk dihilangkan. Baliho dimaksud Kodim Hendry, baliho bergambar paslon Bupati petahana Burhanuddin Baharuddin dengan kostum lorengnya. Demi menjaga harkat dan netralitas tentara, Hendry imbuh agar seluruh atribut berbau TNI dalam pilkada harus dihilangkan termasuk baliho bupati yg menggunakan seragam TNI.

Penegasan penghilangan baliho Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin berseragam TNI yang masih masih berdiri segera diturunkan dan diganti. Pesan perintah tersebut disampaikan Komandan Kodim dikantornya, Senin (10/10) karena menjaga korpsnya dari isu miring dalam proses hingga pelaksanaan pilkada 2017 mendatang. ” Citra TNI adalah segalanya, jadi siapapun tidak diperbolehkan menggunakan kostum berbau TNI dalam kontes pilkada,” pungkasnya kepada wartawan.  (knl/R)