Demo warga dan Issu Ijazah Palsu Warnai Aktivitas Kades Bontosunggu
GALESONG – Belum lama ini, puluhan warga masyarakat Desa Bontosunggu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar (Sulsel) melakukan aksi protes terhadap pelayanan yang dinilai buruk dan tak mencerminkan sikap pemerintahan yang baik, Kamis (29/1/2026).
Kordinator Aksi, Taufiq Mappalewa waktu itu mempertegas ketidakberpihakan (sikap) Kades yang dinilai menyalahi hak pelayanan yang baik kepada warganya hingga berujung pelaporan di aparat penegak hukum (APH).
Seiring perjalanan waktu, Kades Bontosunggu kembali diterpa Isu dugaan penggunaan ijazah palsu. Bahkan kabar menyebar, issu penggunaan ijazah palsu tersebut sudah bukan rahasia dan sudah lama menyebar.
Cerita warga setempat menyebutkan, Kades yang menjabat sekarang memiliki saudara kembar yang telah meninggal dan romannya mirip dengan pejabat Kades. Issunyapun menyebar dengan dugaan menggunakan dokumen milik saudara kembarnya hingga terpilih sebagai kepala desa pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2022.
Meski pihak Kades tidak memberikan jawaban atas tudingan issu terhadap dirinya, namun pihak Dinas PMD berjanji akan turun langsung ke Desa Bontosunggu dan menemui Kades
“Saya sebagai kepala bidang PMD yang baru tentu harus konfirmasi dulu ke yang bersangkutan, apakah isu itu benar atau tidak. Nanti kita turun cek langsung,” janji Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ikhwan Daeng Rombo. (c/rd)
