Diduga Korup APBD, 2 Pimpinan DPRD di Tahan

Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel akhirnya menahan dua pimpinan DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) atas keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan dana APBD Sulbar 2016.

MAKASSAR – Kedua tersangka yang ditahan masing-masing, Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara dan Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan. Keduanya ditahan mulai, Senin (11/12) lalu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin membenarkan panahanan tersebut. Menurutnya, penyidik melakukan penahanan atas perintah pimpinan.

Menurut Salahuddin, penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan karena  selama ini keduanya kerap mangkir dari panggilan jaksa.

Sekilas diketahui, para tersangka dalam kedudukan sebagai unsur pimpinan DPRD Sulbar menyempakati besaran nilai pokok pikira anggaran Rp360 miliar dana aspirasi untuk dibagi bagi kepada pimpinan maupun anggota sebanyak 45 orang. Kemudian, dana tersebut terealisasi pada tahun 2016 sebesar Rp80 miliar untuk kegiatan di PU/PR, Dinas Pendidikan dan Sekwan. Sisanya tersebar di berbagai SKPD Sulbar dan Kabupaten. (jy/ar/cw)