Diduga Penambang di Kaki Bukit Lapris Kerjasama Aparat
TAKALAR – Meski Pemerintah Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) belum memberikan jawaban perihal aktifitas penambangan di kaki bukit tempat Monumen Lapris berdiri, namun informasi ke trialief menegaskan kalau Camat sudah menegur penambang.

Bahkan katanya, Camat Polsel selain menegur juga meminta ke penambang untuk menghentikan aktifitas pengerukan di kaki bukit. Soal benar adanya teguran atau tidak dari Pemerintah setempat masih diragukan, karena Camat Polsel yang dimintai klarifikasinya via WhatsApp tak berikan jawaban.
Sementara pihak penambang terus beraktifitas dan mengabaikan dampak
ancaman longsor bukit yang diatasnya berdiri Monumen LAPRIS.
Kabar menguatkan, aksi pengrusakan lingkungan yang dilakukan oknum penambang hingga melenggang tanpa aral diduga kuat kerjasama dengan aparat dan petugas.
“Kami prihatin namun tidak tahu harus mengadu kemana,” ujar warga di Bulukkunyi saat bertandang di Trialief.
Kalaupun mau menambang imbuh warga, cari saja lokasi lain yang tidak mempengaruhi dan menjadi ancaman kerusakan situs sejarah. (cw)
