BudayaDaerahPendidikanPeristiwa

Dikabarkan ‘Ego Kades’ Ini Cikal Picu Konflik di Bontolangkasa Selatan

GOWA – Problem proses seleksi calon kepala dusun (Kadus) Alerang, Desa Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gows – SulSel hingga sekarang belum menemui titik terang. Pasalnya, baik Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa enggan duduk bersama mengklirkan masalahnya guna mencari solusi.

Camat yang dimintai tanggapannya hanya sebatas mengumbar kata ‘legowo saja terima kekalahan’ karena sudah terlanjur ada rekomendasi. Camat juga mengutarakan akan adanya soal baru muncul ketika yang terpilih dibatalkan.

Sementara Kades, Firman, SPd sampai hari ini tetap bersikap diam dengan mempertahankan keegoannya yang terang-terangan melabrak Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 21 tahun 2016 tentang pelaksanaan perda No. 10 tahun 2015 tentang penyusunan dan tata kerja pemerintahan desa,

Hal terang juga disampaikan Ketua Panitia seleksi, kalau pihaknya selalu siap untuk duduk bersama membicarakan dan ecarikan solusi dari persoalan yang terlanjur mencuat kepermukaan. “Kami selalu siap untuk duduk bersama,” tegas Muh. Naim Suro, S.Sos.

Dilain pihak, seorang tokoh muda dusun setempat dengan kedewasaannya menyambangi camat Bontonompo untuk jadi narasumber dalam penyelesain polemic di dusun Alerang, namun disikapi dingin camat setempat. Menyikapi kondisi masalah di Desa Bontolangkasa Selatan, tidak bakal ada solusi kalau hanya focus pada harapan rasa ‘peduli’ pemerintah kecamatan maupun pemdes.

“Kami akan tetap berupaya sampai masalahnya klir,” tukas warga setempat yang diketahui pendukung calon kadus yang didiskriminasi.   ©