Ditengarai Curang, Massa Protes Hasil Seleksi Cakades
TAKALAR – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sekian lama tertunda pelaksanaannya akhirnya ditetapkan bulan November mendatang. Pesta serentak inipun diawali dengan beberapa tahapan di masing-masing Desa yang akan melakukan pemilihan.
Seleksi yang melebihi lima calon diserahkan ke Tim Kabupaten melalui Bidang Pemerintahan Dinas Sosial (Dinsos). Namun ada 13 desa yang melebihi dari lima calonnya juga tak menerima baik hasil seleksi tim kabupaten karena ditengarai sarat kecurangan.
Pagi tadi hingga siang, massa yang mengatasnamakan ditinya aliansi masyarakat Takalar turun jalan mengepung Dinsos, Senin (18/10/2021).
Aksi protes tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan yang dinilainya sarat kecurangan.
“Kami kecewa dengan yang diperbuat IPDN Makassar dan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) serentak Kabupaten Takalar,” ucap Jendral Lapangan Aliansi Masyarakat Takalar, Kasim saat orasi.
Kata dia, P2KD melabrak Perintah Peraturan Bupati (Perbup) Takalar No. 19 tahun 2021 di pasal 39, 40, 41 tentang seleksi pemberkasan dan pelaksaan ujian para Cakades.
“Kami meminta kepada Panitia dan P2KD Takalar untuk segera menghentikan tahapan pelaksanaan di 13 desa yang kami anggap telah terjadi kecurangan pada saat proses seleksi yang dilakukan di P2KD tingkat Desa,” pintanya. (cw)
