Diterjang Ombak, Warga Pantai Lariang Harap Perhatian Pemkab

MAMUJU UTARA – Guyuran hujan yang disertai angin berdampak pada derasnya arus gelombang laut hingga membuat tanggul penahan ombak mengalami kerusakan yang cukup parah mengakibatkan warga ketakutan. Banjir rob yang terus menerjang warga pesisir Pantai Lariang, Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, sejak dua pekan terakhir dicemaskan oleh kondisi alam yang kurang bersahabat.

Selasa (31/1) lalu, pemukiman warga di lokasi ini diterjang banjir setiap pagi dan sore hari. Mereka terpaksa mengungsi ke tempat aman karena khawatir rumah mereka ambruk. Abrasi pantai di daerah itu juga terus terjadi secara masif. Rumah warga yang berada tepat tak jauh dari bibir pantai digenangi banjir rob.

Sementara itu, puluhan rumah warga lainnya di Dusun Tanjung Harapan bahkan sudah ambruk diterjang banjir rob. Sebagian warga masih enggan mengungsi karena mengaku tak ada tempat atau lahan untuk mengungsi. Selain itu, sejumlah warga khawatir harta benda mereka di rumah yang ditinggali sekarang akan hilang dicuri.

Kades Bambakoro, Akip As’ad, mengatakan, pihaknya sudah berulang kali menyampaikan keluhan, namun hingga kini belum mendapat respons dari pemerintah setempat. Warga berharap, pemerintah bisa membangun tanggul pemecah ombak agar banjir disertai gelombang tidak sampai menghantam pemukiman warga. “Saya sudah berulang kali menyampaikan keluhan warga ke pemerintah daerah tapi sampai hari in belum ada respons,” tutur Akip.

Dia berharap, pemerintah daerah segera tanggap agar ratusan warga yang bermukim di lokasi tersebut tidak dihantui rasa cemas terhadap hantaman banjir dan gelombang dahsyat yang setiap saat bisa terjadi.

Sementara itu, warga yang rumahnya terancam ambruk terpaksa meninggalkan rumah dan mengevakuasi barang-barang milik mereka ke rumah sanak tetangga atau ke tempat lebih aman. (abe/R)