Foto Bupati – Wabup Takalar Dikomersialkan……?
Belum usai buku Amaliah Ramadhan dibicarakan bebani sekolah, kini muncul beban baru yang diduga lebih extrim.
TAKALAR – Dugaan adanya proses jual beli foto Bupati – Wabup Takalar yang mendominasi pasaran di sekolah melengkapi pengeluaran anggaran dana biaya operasional sekolah (BOP). Kondisi tersebut
memperkuat fakta kalau dunia pendidikan selalu jadi sasaran pasar paling mudah.
Kabar foto Bupati dan Wakil Bupati diduga diperjual-belikan ke sekolah menambah teriakan yang nyaris tak terdengar. Kebisuan itu terjadi karena adanya rasa takut mendominasi ketidak-inginan sekolah menerima tawaran, namun tekanan atas nama penguasa menguasai sikon.
Informasi menyebutkan, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) diduga mengarahkan seluruh kepala sekolah SMP di Takalar untuk membeli foto tersebut guna dipasang di setiap kelas, ruang guru, dan ruang kepala sekolah.
Harganya lumayan menguras yakni sepasangnya dikisaran Rp169.000. Jika dikalikan dengan jumlah kelas di setiap sekolah, nilainya bisa mencapai jutaan rupiah.
Disalah satu sekolah, dikabarkan adanya transaksi jual beli foto di salah satu SMP di Kabupaten Takalar, Kamis (20/3).
Ketua MKKS Takalar yang berinisial “R” yang dihubungi sekaitan adanya info pengerahan, membantah keras dugaan tersebut. Dengan rada agak menekan, dirinya tidak pernah mengeluarkan instruksi terkait pembelian foto bupati dan wakil bupati.
“Itu tidak benar, sebutkan siapa orangnya yang menyampaikan informasi itu, dan sekolah mana yang melakukan pembelian?” jtukasnya. (K7/cw)
