Hamka B Kady Resmikan 3 Program Strategis di Takalar
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hamka B. Kady, kembali menunjukkan taringnya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/2/2026). Tidak tanggung-tanggung, tiga program strategis langsung diresmikan dalam sehari.
Titik pertama dimulai di Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang. Di sana, Hamka meresmikan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang populer dikenal dengan Bedah Rumah. Program ini menyasar hunian warga agar lebih layak dan sehat.
Berlanjut ke titik kedua, legislator andalan Dapil Sulsel I ini meresmikan program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Program ini dirancang untuk mempercepat roda ekonomi lokal melalui konektivitas infrastruktur yang mumpuni.
Puncaknya, politisi senior Golkar ini menyambangi Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu, untuk meresmikan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) melalui Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S). Proyek besutan Kementerian PUPR ini fokus pada pembangunan tangki septik individu guna menciptakan lingkungan higienis.
Peresmian ini dihadiri oleh jajaran Satker Balai Besar Wilayah Sulsel Kementerian PU, Camat Mappakasunggu, Lurah Takalar Lama, tokoh masyarakat, Babinsa, hingga tim jaringan HBK-LBK.
Dalam sambutannya, Hamka B. Kady menegaskan komitmennya bagi Takalar. Ia mengungkapkan bahwa porsi aspirasinya paling besar mengalir ke kabupaten ini, termasuk Bendungan Pammukkulu yang menelan anggaran fantastis di atas Rp1 triliun.
“Selain bendungan, kami juga telah merealisasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk infrastruktur jalan guna memacu aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Hamka.
Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Hamka memastikan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengawasan agar program padat karya benar-benar menyentuh rakyat kecil.
“Kehadiran saya di sini untuk memastikan program yang kami perjuangkan di Komisi V DPR RI dirasakan manfaatnya secara nyata. Saya juga meminta aparat setempat lebih proaktif melihat kondisi masyarakat di bawah,” tambahnya.
Hamka berharap dengan adanya SPALD-S, perilaku buang air sembarangan bisa dihentikan total.
“Dengan adanya WC dan tangki septik ini, warga jangan lagi buang hajat di kebun atau sungai. Kita ingin mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan bagi anak cucu kita,” pungkasnya. (c/rd)
