Hartiah Daeng Bau Ini, Ternyata Istrinya Kades Banyuanyara
SANROBONE – Bukan berubah begitu saja, tapi sinyal bathinlah yang mengantar Kades Banyuanyara, Kecamatan Sanrobone melakukan sesuatu yang dinilai diskriminatif karena adanya kesan memaksakan.

Tak hanya itu, Kades juga diduga memanfaatkan paket pekerjaan yang bersumber dari dana desa untuk kepentingan keluarga terkhusus istrinya. Pasalnya, istri Kades ini merupakan calon legislatif (Caleg).
Warga setempat juga mengabari, Kadesnya mempekerjakan dan menekan agar memilih istrinya di pemilihan mendatang. Karena kalau tidak, apapun dalam bentuk bantuan tidak akan kebagian. “Kami digertak tidak akan mendapatkan bantuan dan bahkan bisa kehilangan hak sebagai penerima Sembako kalau tidak ikuti kemauan Kades,” curhat warga beberapa waktu lalu di Trialief.
Dari cuitan warga tersebut, salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) menelisiknya hingga berlabuh di lembaga hukum (Kejari).
Adalah DPP LSM Perak (Pembela Rakyat) akhirnya melaporkan Kades Banyuanyar ke Kejaksaan atas dugaan markup anggaran sejumlah proyek yang dibiayai dana desa. Salah satu proyek yang dilaporkan yakni rehabilitasi Plat Deuicker yang bersumber dari Dana Desa tahun 2023 yang ditengarai di kelola Kades setempat. (cw/rd)
