Ini Oknum Pengumpul Fee Proyek Yang di Sebut-Sebut
TAKALAR – Meskipun kedua oknum yang di sebut-sebut sebagai pengumpul Fee Proyek di sejumlah rekanan belum angkat bicara dan ponselnya belum bisa dihubungi, namun salah satu Kepala Bidang (Kabid) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan langsung mengungkap. “Ada pengumpul yang dipercaya atas nama Bupati,” katanya.
Bahkan, Kabid ini mengutarakan kalau dirinya sudah dipanggil dan ditanyai terkait fee proyek yang belum di setor.
Dia juga mengaku telah menyampaikan desakan penyetoran fee ke yang bersangkutan (pengumpul maksudnya) namun belum ada kabar baik mengenai hal itu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aparat sipil Negara (ASN) ini bak di ujung tanduk karena kebingungannya mencari solusi penyelesaian problem ‘Fee’ proyek.
“Bukan pengumpul yang ditagih, tapi kamilah selaku penanggung jawab dan bersentuhan langsung dengan pemanfaat pekerjaan (proyek mksudnya), sementara pemegang uangnya ada di pengumpul,” akunya disela kebingungannya karena desakan.
Dia juga tidak bisa berbuat banyak karena nama Bupati di catut sebagai orang kepercayaan mengumpul Fee dari rekanan.
Di pihak lain, unggahan di salah satu group whatsapp menyampaikan kalau persoalan fee proyek sudah bukan lagi rahasia umum. “ka sudah bisa ditebak, ituji yang ada di pasar dan beredar selama ini,” tulisnya singkat.
Kalupun sumber beritanya mau terang-terangan lanjutnya, kami siap membawa soal ini ke aparat penegak hokum untuk diproses dugaan gratifikasi. (cw)
