Inspektorat Dituding Keluarkan Suket Palsu, Kadis DLHP Pilih Proses Hukum…?
TAKALAR – Polemik di Takalar kian jadi pasca Pemerintahan Syamsari Kitta, bahkan cenderung berproses hukum diantaranya Baznas. Tidak berhenti sampai disitu, soal lainpun mulai bermunculan seperti penerbitan surat keterangan (Suket) Inspektorat dituding palsu.
Salah satu penggiat lembaga swadaya masyarakat (LSM) ‘Gergaji’ dengan lantangnya mengutarakan akan mbongkar satu persatu kebijakan yang pernah dilakukan mantan Bupati SK.
Kata dia, kasus Baznas telah dilaporkannya ke pihak berwajib dan sementara berproses, kini giliran kasus dugaan Suket Palsu yang cikal menggiring Inspektorat dan Kadis Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanaman (DLHP).
Kadis DLHP yang ditemui beberapa hari lalu menyampaikan, jangan ditanyakan ke saya soal surat itu, tapi tanyalah Inspektorat karena disitu menerbitkan. “Inspektorat yang buat bebas temuan,” pungkas Kadis Syahriar.
Pastinya tegas Direktur Gergaji, Imran A. RM menegaskan, pihaknya akan terus melakukan aksi pelaporan dengan
tujuan agar rakyat tahu sperti apa cara berkuasanya selama 5 tahun.
” Kedepannya, ASN wajib membentengi dirinya dari kemungkinan terjerat hukum atas segala kebijakannya,” ujar Imran mengingatkan. (cw)
