Jaring Nelayan Hilang, Diduga Tersedot Penambang Pasir

TAKALAR – Aksi penambangan pasir laut di perairan Galesong – Sanrobone mulai meresahkan bahkan merugikan warga nelayan. Pasalnya, beberapa nelayan palanra Jum’at kemarin pasang jaring di wilayah perairan Galesong Utara (Galut) tak ditemukan (hilang). Insiden itu diduga kuat akibat aksi penambang pasir yang menyedotnya hingga hilang meskipun upaya pencarian sudah dilakukan maksimal. “Kasihan nelayan asal Kassi Lompo yang setengah mati pasang jaring dan hilang,” kata nelayan di Galesong.
Kegusaran warga nelayan ini dilampiaskan dengan umpatan sudah merusak, merugikan orang banyak, mata pencaharian rakyat kecil perlahan di kuras, hidup nelayan dihancurkan alias penambang untung dan nelayan buntung. “Kita harus bersatu mengusir kapal penambang pasir laut Galesong dan Sanrobone,” tegas para nelayan.

Keresahan nelayan yang menyaksikan langsung aksi penambang juga akan memicu aksi anarkis jika pihak berwenang tidak secepatnya bertindak dan mencarikan solusinya. Bantu dan pedulilah terhadap incam pendapatan nelayan yang surut oleh kepentingan bisnis pengusaha. “Kami berharap, pemerintah tidak tinggal diam melihat kondisi ekonomi nelayan yang terganggu lahan nafkahnya,” harap warga.  (R)