Jorok, Sampah Berserakan di Jalan Poros Galesong

Geram melihat tumpukan sampah yang tidak kunjung di angkut, Wargapun menghamburnya ke tengah jalan dengan tujuan agar ada perhatian pemerintah mengangkutnya.
GALESONG – Cara yang dilakukan warga tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan. Namun di sisi lain warga sekitar menganggap dengan cara ini pemerintah bisa memperhatikan tumpukan sampah yang terdapat di jalan poros Galesong – Makassar Biraeng, dusun Bontorita, Desa Aeng Batu Batu, Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar .
Hamburan sampah di sepanjang jalan hingga masuk ke badan jalan yang terkesan meresahkan pengguna jalan akhirnya anggota lantas polres Takalar yang bertugas di Danpos lantas Galesong Utara terjung langsung kelokasi hamburan sampah dan mengajak warga setempat untuk bersama sama menyingkirkan sampah yang berserakan ke badan jalan karena anggota Polsek Galut mengannggap ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan.
Warga setempat sangat heran dengan adanya hamburan sampah di badan aspal dengan tiba tiba tanpa di ketahui siapa pelakunya yang sengaja membuang yang bukan pada tempatnya.
Dengan adanya hamburan sampah yang di nilai sangat mengganggu pengendara terutama kenderaan roda dua kami harap pemda Takalar agar segera menurunkan armada kebersihan karena hamburan sampah tersebut selain mengganggu pengendara jagu sangat mengganggu kami sebagai warga setempat terkait bauhnya yang sangat busuk keluh warga setempat.
Danpos lantas Galesong Utara, Bripka Syafaruddin saat dimintai keterangan mengatakan setelah mendapat laporan dari warga adanya tumpukan sampah yang berhamburan hingga ke badan jalan aspal jalan poros Galesong – Metro Tanjung tepatnya di Biraeng dusun Bontorita Desa Aeng Batu Batu Kec. Galut saya mengajak anggota menuju lokasi. Di lokasi ternyata sampah tersebut sudah berserakan ke tengah jalan aspal.
Kkarena hal tersebut terancam membahayakan pengguna jalan, Syafaruddin ajak warga setempat di bantu dengan alat berat jenis loder untuk menyingkirkan sampah tersebut kebahu jalan, situasi sempat macet beberapa menit karena kami sengaja menghentikan sementara kenderaan sembari menunggu sampah di bersihkan dan hingga saat ini kami belum mengetahui siapa pelaku yang membuang sampah di tengah jalan terangnya.   (malo)