Jual Nama ‘Ibu – Anak’ Saat di Gerebek Kamarnya

Sebuah kejadian mencoreng status sosial seorang ibu dan anak yang sedang bermesraan di salah satu kamar hotel. Keduanya kedapatan sedang melakukan hal menjijikkan saat dilakukan penggerebekan seperti di tulis Harianmetro .
Sepasang bukan muhrim terperanjat waktu di gerebek dan pintu kamar tempatnya menginap digedor oleh Kementrian Agama Kedah saat tengah bermesraan dengan wanita paruh bayah berusia kisaran 40 tahun. Awalnya, ia menyebutkan bila wanita yang bersamanya adalah ibu kandungnya. Tetapi sesudah di interogasi, ia pada akhirnya mengakui bila mereka adalah pasangan kekasih.
Ia mengakui berpura-pura menyebutkan bila wanita itu ibunya lantaran takut di tangkap Sayangnya, pihak kepolisian tak segera percaya dan memohon dokumen dan sinyal inginal yang mereka punyai. Ternyata wanita itu diketahui adalah seorang janda yang sudah mempunyai tiga orang anak. Sedang pria itu adalah seroang pedagang.
“Wanita itu pernah sembunyi dan menyebutkan bila mereka merupakan ibu dan anak, tetapi waktu kami mintai dokumen dan tanda pengenalnya, mereka menampik dan pada akhirnya mengakui juga, ” ungkap Penolong Pengarah Bahagian Undang-undang dan Penguat Kuasa JAIK Syeikh Mohd Roshidi Mahmud
Keduanya sudah diamankan ke kantor Kementrian Agama Kedah dan tengah melakukan kontrol. “Keduanya sudah di bawah ke kantor untuk dibina dan dihukum sesuai perbuatan yang sudah mereka lakukan,” ungkap petugas.   (*)