HukumPendidikanTAKALAR

Kadisdikbud Takalar Dinilai Lamban Tangani Kasus SDN Kalukubodo

Takalar, Perahara yang melilit oknum Kepala Sekolah SDN No. 81 Kalukubodo Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan (Sulsel) NL belum menemui titik terang hingga sampai sekarang.

Meski Pemanggilan Kepsek tersebut sudah dilakukan oleh pihak Diknas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Takalar melalui bidang Guru dan tenaga Pendidik. Tetapi keputusan dinas belum kunjung juga keluar.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidik Disdikbud Takalar membenarkan perihal pemanggilan Kepala sekolah SDN Kalukubodo itu. “Iye benar, kami pernah panggil,” kata Rifani baru-baru ini diruang kerjanya.

Namun kata Rifani, pemanggilan kepala sekolah tersebut atas instruksi kadis. “Kebetulan waktu itu kami bersamaan dalam satu kegiatan di Makassar, jadi kami panggil,” tambah Rifani.

Diketahui,Mencuatnya kasus dugaan pungutan liar terhadap sejumlah Guru Honorer yang ada di SDN 81 Kalukubodo itu di media, karena adanya informasi beberapa gaji guru honorer yang sudah masuk di rekening masing-masing diminta kembali sebahagian oleh oknum kepala sekolah dengan dalih untuk pembayaran gaji honor untuk operator dan bendahara.

Permintaan setoran pun oleh oknum kepsek ke sejumlah Guru Honorer kemudian menjadi polemik hingga perhari ini. Bahkan baru-baru ini tersiar kabar tim dari Saber Pungli sudah turun melakukan pemeriksaan ke Sejumlah honorer yang ada di SDN 81 Kalukubodo.

Ironinya, pihak Dikdisbud dikabarkan bermanuver dengan membuatkan pernyataan ke tenaga honorer seakan dana yang disetor ke Kepsek merupakan dana titipan untuk penggajian bendahara.     (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *