Kapus Batu Sura Toraja Diduga Tidak Proses BPJS Andrean

Derita warga miskin Ny. Elisabet bersama putranya Andrean yang diserang penyakit hingga mengalami kebisuan (tunawicara) menjadi perbincangan karena diduga pihak Puskesmas Batu Sura, Kecamatan Rembon,   Kabupaten Tana Toraja enggan memproses BPJSnya. 
Kepala Puskesmas, Marten Lusi

MAKALE – Kendati dugaan tersebut dibantah Kepala Puskesmas, Marten Lusi, namun informasi warga dan keluarga Andrean menyebutkan kalau itu hanya alasan pembenaran saja agar tidak ditegur atasannya. “Kami tidak pernah dapatkan informasi mengenai penyakit yang dialami Andrean, hingga tidak sempat membesuknya,” ujar Kapus saat ditemui beberapa hari lalu diruang kerjanya.

Terkait BPJS, Marten Lusi mengaku tidak tahu karena tidak ada laporan data sampai dimejanya. Kata dia, sangat tidak benar jika pihaknya dikatakan tidak memproses BPJS bersangkutan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Andrean mengalamai derita penyakit mata tinggi sejak usia 1 tahun, dan hingga diusianya yang 7 tahun, penyakitnya membias hingga mengalami kebisuan. “Kami tidak pernah kunjungi Andrean yang mengalami penyakit mata tinggi bukan karena tidak peduli, tetapi kami memang tudak tahu,” keliak Marten.
Kata Marten, andai ada laporan dari Lembang atau Kecamatan pasti saya kunjungi karena berkait visi Misi Bupati yang tidak membiarkan rakyatnya sakit. Marten juga berterima kasih kepada trialief yang sudah memberikan informasi perihal adanya warga miskin yang menderita penyakit dan tidak memiliki biaya untuk berobat.  (Andarias / Titus)