Kejati Periksa 8 Penghubung Proyek Dana Aspirasi

MAKASSAR – Sedikitnya delapan orang penghubung proyek penggunaan dana aspirasi yang bersumber dari APBD Sulbar 2016, diperiksa penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. Mereka yang diperiksa, Agus, Untung, Aco Cengga, Andi Morgan, Edo, Alwi, Edi Agus Salim dan Bahrun. “Mereka diperiksa terkait penghubung proyek antara oknum DPRD ke pihak dinas terkait,” kata Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin.

Pemeriksaan kedelapannya, karena mereka selaku penghubung kepada anggota DPRD ke dinas, Badan, Biro dan ke Sekertariat Dewan dimana dana aspirasi dititip oleh oknum DPRD. “Jadi merekalah yang menjembatangi alias perantara oknum anggota DPRD agar proyek itu berjalan, ” ucap Salahuddin.

Pemeriksaan mereka karena diduga ada pemberian fee terhadap sejumlah legislator dari cukong proyek. Itu terungkap berdasarkan adanya informasi yang diperoleh penyidik dari masyarakat.

Setiap legislator diduga menerima fee 10 sampai 15 persen, dari total anggaran tiap proyek yang dikerjakan. Pemberian Fee tersebut diberikan untuk memuluskan agar proyek yang dianggarkan dan diusulkan dalam APBD agar bisa dikerjakan oleh cukong proyek tersebut.

Selain menelusuri legislator yang menerima fee tersebut, Salahuddin menuturkan bila penyidik juga kini tengah mendalami siapa saja oknum pemberi atau cukong yang memberikan fee.  (ar/cw/r)