Kisruh Lelang Rujab Ketua DPRD, Kantor ULP di Segel
TAKALAR – Aksi penyegelan kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) lingkup sekertariat kantor Bupati Takalar mengejutkan karena bertepatan pergantian Sekda dari Arsyad Taba ke Rahmansaya selaku PLH Sekda.
Kabarnya, penyegelan terpaksa dilakukan karena kuat dugaan adanya main mata pihak panitia, ULP dengan rekanan yang dimenangkan. Bagaimana tidak, komposisi rengking kemenangan tidak diberlakukan sesuai urutannya.
CV. Aufa Karya 88 yang berada di posisi rengking satu dengan nilai penawaran Rp.1.453.095.768,28 terpaksa digugurkan guna memenangkan perusahaan yang dikabarkan main mata dengan pihak ULP yakni Cv. Lajae Putra yang berada di posisi rengking tiga dengan nilai penawaran Rp.1.634.325.522,94.
Kepala Bagian ULP, Muh. Irfan yang dihubungi via celularnya terkait penyegelan kantornya yang dituding main mata dengan rekanan pemenang menampik. “Kami sudah melakukan sesuai mekanisme lelang, namun lebih jelasnya tanya langsung dengan pelaku penyegelan,” ucapnya singkat.
Namun pihak rekanan yang menyegel, hingga berita ini di akses belum berhasil ditemui. (rd)
