Kucuran Kredit BNI ke PT. BPAI Tebar Aroma ‘Aneh’

MAKASSAR – Pelajaran berharga bagi lembaga keuangan, agar ektra hati-hati melakukan pencairan kredit seperti yang di cium Lembaga Investigasi dan Monitoring (LIMIT). Aroma kucuran kredit ‘aneh’ dari Bank BNI Makassar kepada ‘PT BPAI’ senilai Rp. 25,3 M.

Menurut Mamat Sanrego, berdasar dari data lapangan, kredit dikucurkan antara 2007-2009 dan perusahaan dimaksud diduga belum mendapat pengesahan.

Dipaparkan pendiri LIMIT ini, tahun 2016 silam, LIMIT surati Kemenkuham dan pertanyakan keabsahan ”PT BPAB”. Diluar dugaan, Kemenkumham menjawab tertulis dan menegaskan, benar perusahaan itu tidak terdaftar dalam data base Sistem Administrasi Badan Hukum Kemenkumham.

Dilain pihak, ditemukan data penunjang cairnya kredit, akta perdamaian PT BPAS yang dibuat notaris menyebutkan, perusahaan tersebut telah terdaftar di Kemenkumham sejak 2008. Dalam akta itu, tercantum nomor pengesahan Kemenkumham No. AHU-50585.AH.01.02.Tahun 2008.

Kemelut kredit inipun mendapat atensi dari Sekjen Forum Komunikasi Lembaga Independen (FOKLI), Yhoka Mayapada. Dia menyarankan perlunya ditelusuri nomor pengesahan di Kemenkumham AHU-50585.AH.01.02.2008. Nomor itu diduga kuat, tak sesuai dalam akta notaris dengan temuan dalam database Kemenkumham.  (ar/R)