Kuliner Khas Tana Toraja Dibingkai Dalam ‘TORAJA MAELO’

Rangkaian HUT Tana Toraja ke – 60, sajian kuliner khas Tana Toraja mewarnai pelataran Pasar Seni Makale. Event festival kuliner yang di ramu dalam bingkai ‘TORAJA MALEO’ merupakan paduan seni tradisional dalam kontes keterampilan gender di Tana Toraja.

Wakil Bupati saat meninjau langsung stan kuliner

TORAJA – Festival Kuliner Khas TanaToraja yang digelar di Pelataran Pasar Seni Makale Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale di buka  langsung Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, Senin (28/8) kemarin.  Festival Kuliner Toraja ini digelar selama 2 hari  dalam rangka menyambut HUT Tana Toraja ke-60 dan hari jadi Toraja ke-770, dan diikuti 19 Kecamatan.

Rospita Napa Biringkanae, Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Tana Toraja mengatakan, Festifal Kuliner Tradisional Tana Toraja” dilaksanakan untuk melestarikan masakan, makanan, panganan Tradisional Tana Toraja untuk lebih dicintai, dan dilestarikan sehingga menjadi ajang promosi kuliner guna mendukung promosi Pariwisata Kabupaten Tana Toraja. Jadi bukan hanya promosi destinasi seperti wisata, agro alam ataupun wisata lainnya. Tetapi diharapkan wisata kuliner ini juga menjadi bagian dari Promosi Pariwisata Kabupaten Tana Toraja.
Napa juga berterima kasih kepada beberapa organisasi yang ikut berprtisipasi diantaranya Anggota Persit Candara Kirana Kodim 1414 Tana Toraja, Anggota Bhayangkari Polres Tana Toraja, Kejaksaan Negeri Makale, PPGT Jemaat Sion Makale, Hotel Puri Artha dan beberapa organisasi lainnya. Semoga kebersamaan kali ini bisa ditingkatkan lagi sehingga Festifal Kuliner menjadi ajang tahunan kegiatan Pemda Kab. Tana Toraja yang didukung oleh Kementerian Pariwisata Indonfeesia.
Sementara Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara yang membuka resmi acara Festival Kuliner di Pasar Seni Makale sangat bangga dan senang melihat Festival Kuliner yang di selenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.
Victor menggugah kepada Ketua Tim Penggerak PKK dan Wakilnya serta seluruh ketua-ketua organisasi kewanitaan hendaknya acara Festifal peserta Kuliner hari ini jangan sampai  disini saja, setelah itu hilang tanpa bekas. Dia mengingatkan pihak hotel yang diundang dalam festifal kuliner dan tidak hadir supaya dipertimbangkan kerja samanya. Karena dari beberapa pengelolah hotel yang diundang namun hanya Hotel Puri Artha saja yang ikut berpartisipasi.
“aya minta pimpinan OPD mempertimbangkan ketidak hadiran pihak hotel tersebut. Saya minta pimpinan OPD untuk saling menghidupkan, jangan dia saja mau di dukung tapi dia tidak mendukung program pemerintah daerah,” tegas Victor.    (titus)