LBH POSPERA Konsolidasi ASN Korban Mutasi Politik

TAKALAR, Kamis 01 maret 2016, pertemuan ASN (Aparat Sipil Negara) dan LBH Pospera Makassar (Lembaga Bantuan Hukum Posko Perjuangan Rakyat Makassar) di warkop CS Takalar, ASN Takalar melakukan pertemuan yang pertama kalinya dengan LBH Pospera makassar untuk membicarakan mengenai nasib para ASN, terutama nasib ASN guru yang sudah tersertifikasi tidak mendapatkan jadwal mengajar di tempat sekolah di mana dia di mutasi.

“Sebanyak 100 orang Guru Sekolah yang di jadikan korban politik dengan cara di mutasi di sekolah – sekolah lain, tidak sesuai dengan kebutuhan ternyata masih banyak guru yang di mutasi tidak mendapatkan jadwal mengajar di sekolah tersebut,” ungkap Ketua LBH Pospera Makassar, Agus Salim, AMD. BA, SH, ketika ditemui di sela-sela pertemuan.

“Guru sekolah yang kurang jadwal mengajarnya akan berdampak pada gugurnya sertifikasi, bisa jadi sertifikasi tersebut akan di cabut akibat kurangnya jadwal mengajar sebagaimana keluhan para guru,” ungkap Saharuddin, S.Pd. guru ASN Takalar.

Lebih lanjut menurut Agus Salim, “LBH Pospera Makassar dan guru sekolah akan mengajukan gugatan ke Pegadilan Tata Usaha Negara untuk mencabut SK mutasi tersebut karna tidak berdasar dan guru tersebut hanya sebagai korban politik, jika bupati Takalar tidak segera mencabut SK Mutasi.”

Adapun langkah-langkah awal yang akan di mulai, LBH Pospera Makassar akan mengangkat di media karena ini sudah jadi perhatian public dan guru tersebut hanya sebagai korban politik, dan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan.  (malo)