Lejab Diduga Rekayasa, REKAP Ancam Aksi

TAKALAR – Panitia Seleksi Pansel Lelang jabatan (Pansel Lejab) yang dinilai tidak transparan pada proses pendaftaran hingga pasca pengumuman tiga besar kelulusan, membuat komunitas lembaga Riset dan Kajian Publik berencana akan turun lapangan menggelar aksi.

Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Riset dan Kajian Publik (REKAB), Zainuddin Nakku  menyampaikan rencananya untuk melakukan aksi unjuk rasa terkait lejab yang dinlilainya tidak transparan. Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Rusdi Sennang tidak pernah mengaktifkan ponselnya sebagai gambaran adanya permainan dalam proses lejab. “Kami akan turun aksi karena ketidak-terbukaan pansel,” ancam Zainuddin.

Dia berharap pihak pansel mengumumkan ke publik hasil tes para peserta lejab sesuai petunjuk Undang Undang Keterbukaan Publik. Sebab kata  (R)