Manajemen ‘Ero-Ero’ RSUD Padjonga Ternyata Bukan Hanya di Cleaning

Totalitas perubahan manajemen yang dilakukan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah H. Padjonga Dg Ngalle (RSUD HPN), dr. Darwis menuai keluhan dalam lingkup Rumkit. Bagaimana tidak, terkesan ada kepentingan kelompok bahkan pribadi Dirut dengan aksen perubahan dan disiplin kerja yang diterapkan.

TAKALAR – Direktur yang dilantik bulan Juli lalu ini dalam rentan waktu kurang lebih dua bulan sejak dilantik, sudah memperlihatkan kearogansiannya dengan memperhalus modusnya. Salah satunya kata sumber, memaksakan melakukan kegiatan yang tidak tertuang di dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) TA 2018 seperti pemasangan CCTv, penimbunan di belakang Instalasi Gizi dan perbaikan draenase.

Info di Rumkit menyebutkan, item kegiatan yang dilakukan Dirut tidak ada dalam daftar DPA. “Semua kegiatan yang dikerjakan hari ini, nanti akan dimasukkan pada penganggaran perubahan,” ujar sumber di Rumkit menirukan bahasa Dirut.

Sekedar diketahui, pengelolaan cleaning service di Rumahk Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Padjonga Dg Ngalle (PDN) diduga melanggar peraturan lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah (LKPP). Kabarnya, pihak Rumkit tidak membentuk Tim Perencana, Pengelola dan Monitoring dan menswakelolakan pekerjaan cleaning service yang anggarannya Rp750 juta.

Sementara Dirut Rumkit, dr. Darwis yang berusaha dihubungi, Sabtu (8/9) tidak berhasil. “Lagi ada kegiatan pembubaran paniti HUT Proklamasi di Lamangkia, Kecamatan Mangarabombang,” kata petugas di Rumkit.   (chiwa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *