Mantan Gubernur Sulbar Dimintai Keterangan di Kejati

Pasca penetapan tersangka kasus dugaan korupsi penyalahugunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat tahun 2016 sebesar Rp360 miliar, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel melakukan pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh.

MAKASSAR – Pemeriksaan terhadap Anwar, pasca penetapan tersangka terhadap Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara, Wakil Ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya, Wakil ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan, dan Wakil Ketua DPRD Sulbar H Harun.

“Betul,  yang bersangkutan diperiksa. Tapi itu baru sebatas saksi,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin.

Sekedar diketahui, Kejati menetapkan tersangka terhadap empat pimpinan DPRD Sulbar karena dianggap bertanggung jawab terhadap pemyimpangan dalam proses penyusunan APBD provinsi Sulbar tahun 2016.  Modusnya, mereka menyepakati besaran pokok pikiran tahun 2016 sebesar Rp360 miliar untuk dibagi-bagi kepada 45 anggota dewan lainnya.

Mereka dianggap telah secara sengaja dan menlanggar hukum, memasukan pokok-pokok pikiran seolah-olah sebagai aspirasi masyarakat dalam APBD tahun anggaran 2016 tanpa melalui prosedur yang tepat. (jy/sk/ar/cw)