‘Mantap’ Polisi Tangkap Pengunggah Ujaran Kebencian di Facebook

Ini putra Sekda Takalar yang mengujar ujaran kebencian di kabupaten Takalar. Kasusnya sementara berproses, dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

TAKALAR – Tidak terhitung sudah yang ditangkap polisi berkait ujaran kebencian yang di akses di media sosial (facebook), meskipun belum seluruhnya laporan terakomodir. Sebutlah ujaran kebencian yang dilakukan putra Sekda Takalar, Mohammad Ersham Arsyad bersama Fahmi Husain yang sementara berproses di Polres Takalar.

Kanit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kalteng, AKP Aris Setiyono mengintrograsi pelaku ujaran kebencian yang di sebar di akun facebook terhadap Agus Sugianto yang diduga sebagai tokoh partai politik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Ia jadi tersangka lantaran menggelorakan kebencian etnis dengan kalimat kasar dan menghina kepala negara dengan gambar tidak pantas di akun Facebook.

“Benar beberapa waktu lalu anggota Polda Kalteng ada melakukan penangkapan terhadap salah seorang warga Kotim terkait dugaan ujaran kebencian yang di posting di akun facebooknya,” kata Kapolres Kotim AKBP Muhammad Rommel.

Dikutp dari di ‘Antara’ Agus diduga menjabat Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kotim. Berdasarkan data dihimpun di lapangan, pria ini ditangkap di kediamannya di Jalan DI Panjaitan, Gang Tiung Andai, Kabupaten Kotim, Sabtu (1/9) sekitar pukul 15.30 WIB.

Fitnah Parpol dalam proses penangkapan yang dipimpin langsung Kanit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Kalteng, AKP Aris Setiyono. Setelah dilakukan pemeriksaan secara intens, p
Pria kelahiran Kota Sampit 7 Maret 1983 itupun ditetapkan sebagai tersangka, bahkan sudah mendekam di rumah tahanan Polda Kalteng guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya menyesal sudah melakukan perbuatan itu. Saya hanya membagikan postingan dari grup FB. Saya hanya membagikan saja,” kata Purwanto yang mengaku hanya melampiaskan kekesalan atas kondisi ekonomi yang dialami keluarganya.   (ant/R)